Login

Register

Login

Register

Inilah Alasan Nihilnya Stand Up Spesial Pandji di Netflix

Blog - October 18, 2021

Kehadiran beragam platform digital untuk memenuhi hasrat hiburan telah muncul dengan berlimpah. Kita dapat menyaksikan film, TV series, Drama Korea, dokumenter, hingga pertunjukan spesial stand up comedy dengan sangat mudah.

Penikmat stand up comedy, terlebih para penggemar pertunjukan Pandji Pragiwaksono, terus melemparkan pertanyaan kepada dirinya terkait sederet pertunjukan spesialnya yang tidak kunjung muncul di platform Netflix.

“Gua udah tahu, seperti apa dan bagaimana ketentuan untuk konten gua bisa tayang di Netflix. Alasan terbesar gua ngga mau menaruh konten gua di Netflix, adalah karena gua punya Comika.id.” tukas Pandji

“Gua bisa aja menaruh semua konten gua di Netflix. Tapi ngapain gua ngegedein lapak orang di saat gua punya lapak sendiri? Ngapain gua bawa traffic geser ke Netflix di saat gua tahu gua butuh traffic untuk masuk ke Comika.” sambungnya memaparkan.

Menurut Pandji, saat ini traffic terbesar atau pembelanjaan terbesar di Comika.id berasal dari digital download miliknya. Pembelanjaan digital download Pandji Pragiwaksono yang dilakukan orang banyak, setidaknya mampu membuat orang-orang tersebut tertarik untuk membeli konten-konten lain yang tersedia di Comika.id.

“Semuanya adalah pilihan, lo mau jual menu terbaik yang lo punya ke restoran lain, atau lo tetap menjual menu terbaik lo di warung lo sendiri, sehingga warung lo akan hidup terus dan sukses terus.” Pandji menganalogikan pesannya.

Alasan lain Pandji tidak menaruh sejumlah pertunjukan spesialnya di beberapa platform besar adalah ia juga ingin membuat komika-komika lain mampu menjual karya-karyanya sama seperti yang dilakukannya di Comika.id.

“Alasan utama kenapa perusahaan ini (Comika) berdiri, adalah untuk memastikan komedian bisa hidup dari karya. Karena itu yang gua rasakan, dan itu kebahagiaan gua. Dan gua akan lebih bahagia, kalau komika lain juga merasakan itu. Karena gua ingin menghidupkan lapak gua, menghidupkan gua, supaya bisa selalu ada untuk komika-komika lain. Dan dengan begitu, komika bisa hidup dari karya-karyanya.” tutup Pandji dengan senyumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code