Login

Register

Login

Register

From Tiny To Funny & Little Men Big Problem

Rp 200.000,00

From Tiny To Funny: Ini cara paling sempurna untuk menggambarkan luar biasanya From Tiny To Funny, usai pertunjukan komika-komika yang menyaksikan gusar dengan karirnya. Beberapa ingin segera berhenti berkarir. Putus asa karena merasa tidak akan pernah bisa menyamai pertunjukan yang baru saja mereka saksikan. Segitu kerennya. Malam itu, Ryan Adriandhy memasang standar yang sangat tinggi akan kemampuan teknis seorang komika. Seluruh teknik yang ada dihadirkan dalam satu pertunjukan. Beberapa bit bahkan teramat orisinal. Sangat kreatif. Dan closingnya tidak akan ada yang bisa menyamai. Memorable bit: Power Ranger.
 
Little Men Big Problem: 3 Komika di satu malam bersejarah di Kemang. Acara Little Men Big Problem tersimpan selamanya dalam benak yang menonton. Sebelumnya, tidak pernah ada rekaman dokumentasi akan betapa hebatnya performa 3 komika di dalam tersebut.... hingga akhirnya sebuah rekaman ditemukan. Rekaman 30 menit performa Ryan Adriandhy ditemukan secara tidak sengaja. Rekamannya shaky malah memberikan kesan raw. Bagaikan artefak yang ditemukan Indiana Jones, saksikan salah satu performa paling brilian dari Ryan. Memorable bit: Kalendar maya dan Batman parkir.
 
PERHATIAN
  • Size: 4.44 GB (file dalam format .rar)
  • Durasi FTTF: 01:10:00 (3.53 GB)
  • Durasi LMBP: 00:30:00 (930.37 MB)
  • Segera lakukan download karena link akan otomatis expired dalam waktu 7 hari
TIPS DOWNLOAD
  • Masuk ke My account, lalu ke My order https://comika.id/my-account/orders/ dan klik tombol DOWNLOAD pada order produk yang sukses pembayaran (COMPLETED)
  • Jangan gunakan wifi yg ada limit download
  • Jangan gunakan software download external gratisan
  • Disarankan gunakan incognito browse atau private browser Google Chrome
Tags
Ryan Adriandhy
Talent
Ryan Adriandhy

6 reviews for From Tiny To Funny & Little Men Big Problem

  1. Ryan adalah salah satu komika paling berbakat. Gaya menyampaikan dan kejutannya paling di tunggu-tunggu sampai sekarang. Jarang manggung tapi sekali bikin spesial show mantap banget.
    Yang pernah ditonton yaitu From Tiny to Funny. Menurutku, He is so amazing. Paling keren itu dia main visualisasi dan impersonate. Kalau misal Ryan sering stand up mungkin dia merupakan salah satu contoh stand up yang baik.
    Bit terfavorit sampai sekarang yaitu Power Rangers.

  2. Ryan adriandhy disini menunjukkan bahwa ia bener – bener seorang comic yang full technical. Dari premis – premis nya yang menarik, penulisan nya, sudut pandang nya, observasi nya yang dia gali ga sembarangan, punchline nya yang berkualitas, act out, delivery dan timing yang pas, callback bertumpuk yang ga miss, dan yang jelas impersonate nya yang gila – gila an di closing yang keren banget. Cara dia pindah dari bit satu ke yang lain juga ga patah, terus nyambung. Tapi walaupun keren banget secara teknik, entah kenapa gua emang lebih suka special stand up yang secara si komika menceritakan personality nya lebih deep. Dan ryan di special ini cuma di permukaannya aja. Disini juga ditengah – tengah dia agak sempet goyang. Beberapa joke nya juga masih ada yang, yaaa melucui lah bisa gua bilang. Tapi dari itu semua, special ini bener – bener reccomended lah buat para pecinta stand up comedy. Special dari salah satu founder stand up comedy Indonesia yang berkualitas, dan patut dibeli disini. Dan ga akan nyesel. Oiyaa, kalo mau ngomong bit favorit, yang pasti gua suka sama bit power ranger, dan bit alasan remaja melakukan seks sebelum nikah. Bit power ranger itu bisa gua yakinin, bahwa kemungkinan sangat jarang komik yang bisa membuat joke seperti itu. Jadi kalian yang penasaran harus beli DD ini.

  3. Bisa dibilang ini adalah sajian pertunjukan Stand Up Comedy di Indonesia paling lengkap! Ryan Adriandhy memberikan pertunjukan yang sesuai standar (dimana standarnya Ryan tentu saja tinggi) dan tidak meruntuhkan ekspektasi penonton. Ryan tidak hanya memanfaatkan ‘mulutnya’ untuk berkomedi namun juga memanfaatkan efek suara yang menambah Theather of Mind dari bit yang ia buat, sehingga menguatkan tawa pada punchline nya. Pada special kali ini, topik yang dibahas sungguh relate dan observatif. Pertunjukan diakhiri dengan aksi impersonate yang diapresiasi dengan tawa dan tepuk tangan hebat dari seluruh penonton.
    Pertunjukan ini sungguh recommended untuk ditonton, untuk membuka wawasan bahwa ada Stand Up Comedy pada level yang sungguh tinggi!

  4. Nonton langsung From Tiny To Funny dulu di Usmar Ismail Jakarta, sendirian. Pertama kalinya nonton Stand Up Special, dan ternyata emang beneran jadi sesuatu yang spesial. Ryan ngebahas hal-hal remeh, hal-hal kecil yang mungkin ga kita sadari, Ryan juga ngebahas dirinya sendiri, dan (seingat saya) keluarganya. Duduk tanpa kenal satupun orang di kursi warna merah Usmar Ismail, tapi tawa di ruangan itu bener-bener menyatu, dari awal sampe ke closing Ryan yg sangat mengejutkan itu (Kalo udah nonton pasti tau kalo Ryan dengan sangat lihai meng-impersonate 38 karakter/orang di dunia. THE BEST! Bener kata Om Pandji, kelaur dari Shownya Ryan, semua comic pasti langsung pusing, mikirin apalagi yg harus mereka bikin. Di specialnya malem itu, Ryan meletakkan standar Stand Up Comedy di Indonesia lebih tinggi lagi.

  5. (verified owner)

    FTTF memang luar biasa. Ryan tampil sebagaimana seharusnya seorang juara tampil. Set nya sangat rapi, bahkan di tengah-tengah set dia sempat berinteraksi dengan penonton, yang saya yakin itu sebuah spontanitas, tapi pecah. Seperti guci temannya. PECAH.
    Di sisi lain, LMBP menampilkan Ryan yang lebih lugas bertutur, terlihat lebih lepas dan santai. Saya merasakan ada aura Rindradana sang “Urban Legend” pada penampilan Ryan di LMBP. Saya juga menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada siapapun orang yang telah merekam penampilan Ryan di LMBP.

    Intinya begini, jika ingin melihat Ryan sebagai seorang komika juara, tontonlah FTTF. Jika ingin melihat Ryan sebagai dirinya secara utuh, tontonlah LMBP.

  6. (verified owner)

    Digabung karena salah satu show videonya nggak terstandar, bitnya juga sebagian sama. Tapi cukup oke untuk Ryan yang dulu. Jadi kangen liat Ryan ngeshow lagi

Add a review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

View Product
View Product
View Product